Jumat, 11 Maret 2016

Analisis Jurnal Gizi Daur Hidup



Judul Jurnal     : Diet, Lifestyle, and the Risk of Type 2 Diabetes Mellitus in Women
Diet , Gaya Hidup , dan Risiko Diabetes Mellitus Tipe 2 pada Wanita
Oleh                  : Frank B. Hu, M.D., JoAnn E. Manson, M.D., Meir J. Stampfer, M.D., Graham Colditz, M.D., Simin Liu, M.D., Caren G. Solomon, M.D., and Walter C. Willett, M.D.
1.      Latar Belakang
Beberapa faktor gaya hidup mempengaruhi kejadian diabetes tipe 2 . Obesitas dan berat badan secara dramatis meningkatkan risiko diabetes tipe 2 , dan kurangnya aktivitas fisik lebih mengangkat risiko tersebut, secara independen dari obesitas. Rokok dan merokok dikaitkan dengan meningkatnya risiko kecil dan konsumsi alkohol sekadarnya dengan pengurangan dalam risiko diabetes . Selain itu , diet rendah serat dengan indeks glikemik tinggi telah dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes , dan asam lemak diet khusus secara berbeda dapat mempengaruhi resistensi insulin dan risiko diabetes.
Dalam studi-studi sebelumnya, faktor makanan dan gaya hidup telah dipertimbangkan secara individual , meskipun faktor-faktor perilaku biasanya berkorelasi dengan satu sama lain . Oleh karena itu kami diperiksa secara bersamaan serangkaian faktor diet dan gaya hidup dalam hubungannya dengan risiko diabetes tipe 2 dan memperkirakan proporsi kasus yang secara teoritis dapat dihindari melalui penerapan simultan dari beberapa jenis perilaku berisiko rendah .

2.      Metode
ü  Populasi dan Sampel
Kami mengikuti 84.941 perawat wanita dari tahun 1990-2006; wanita-wanita bebas dari penyakit kardiovaskular didiagnosis , diabetes , dan kanker di garis dasar . Informasi tentang diet dan gaya hidup mereka diperbarui secara berkala . Sebuah kelompok berisiko rendah didefinisikan menurut kombinasi dari lima variabel : indeks massa tubuh ( berat dalam kilogram dibagi dengan kuadrat dari tinggi badan dalam meter ) kurang dari 25 ; diet tinggi serat sereal dan lemak tak jenuh ganda dan rendah lemak trans dan beban glikemik ( yang mencerminkan pengaruh diet pada tingkat glukosa darah ) ; keterlibatan dalam aktivitas fisik sedang hingga kuat selama setidaknya setengah jam per hari ; tidak merokok saat ini; dan konsumsi rata-rata setidaknya setengah minum minuman beralkohol per hari .
ü  Metode Penelitian
Metode Penelitian yang digunakan adalah metode cohort dengan cara mengikuti perkembangan sampel yang diteliti dari tahun ke tahun hingga terjadi dampaknya.
3.      Analisis dan Pembahasan
Selama 16 tahun masa tindak lanjut ( 1.301.055 orang-tahun ) , kami didokumentasikan 3300 kasus baru diabetes tipe 2 . Faktor risiko yang paling penting untuk diabetes tipe 2 adalah indeks massa tubuh ; risiko relatif diabetes adalah 38,8 untuk wanita dengan indeks massa tubuh dari 35,0 atau lebih tinggi dan 20,1 untuk wanita dengan indeks massa tubuh dari 30,0-34,9 , dibandingkan dengan wanita yang memiliki indeks massa tubuh kurang dari 23,0 ( Tabel 1 Distribusi Faktor Risiko dimodifikasi dan Risiko relatif Diabetes Tipe 2 di antara 84.941 Wanita dalam Nurses ' Health Study , 1990 sampai 20066. ) . Bahkan indeks massa tubuh pada akhir tinggi dari kisaran normal ( 23,0-24,9 ) dikaitkan dengan risiko substansial lebih tinggi dari indeks massa tubuh kurang dari 23,0 ( risiko relatif , 2,67 ) . Dalam populasi ini , 61 persen dari kasus diabetes tipe 2 ( 95 persen interval kepercayaan , 58-64 persen ) dapat dikaitkan dengan kelebihan berat badan ( didefinisikan sebagai indeks massa tubuh 25 atau lebih tinggi ) .

Tabel Distribusi Faktor Risiko Dimodifikasi dan Risiko relatif Diabetes Tipe 2 di antara 84.941 Wanita dalam Nurses ' Health Study
Kegemukan atau obesitas adalah prediktor yang paling penting dari diabetes . Kurang olahraga , pola makan yang buruk , merokok saat ini, dan pantang dari penggunaan alkohol semuanya terkait dengan peningkatan risiko yang signifikan dari diabetes, bahkan setelah penyesuaian untuk indeks massa tubuh . Dibandingkan dengan sisa kohort , wanita dalam kelompok risiko rendah ( 3,4 persen wanita ) memiliki risiko relatif diabetes 0,09 ( 95 persen interval kepercayaan , 0,05-0,17 ) . Sebanyak 91 persen dari kasus diabetes dalam kelompok ini ( 95 persen interval kepercayaan , 83-95 persen ) dapat dikaitkan dengan kebiasaan dan bentuk perilaku yang tidak sesuai dengan pola - risiko rendah .
4.      Simpulan
Kesimpulannya , temuan kami menunjukkan bahwa sebagian besar kasus diabetes tipe 2 dapat dicegah dengan penurunan berat badan , olahraga teratur , modifikasi diet, pantang merokok , dan konsumsi alkohol dalam jumlah terbatas . Kontrol berat badan akan muncul untuk menawarkan manfaat terbesar



Analisis Sumber Daya Kepemimpinan dan Keterampilan Tri Rismaharini (Walikota Surabaya)



Tri Rismaharini atau akrab dengan panggilan Risma. Bu Risma adalah wali kota wanita pertama kota Surabaya. Bu Risma menjabat walikota Surabaya sejak sejak 28 September 2010. Ia juga walikota wanita Indonesia pertama yang dipilih secara langsung oleh rakyat melalui Pilkada. Sebagai seorang arsitek, tampaknya Bu Risma memahami betul dunia penataan suatu kawasan kota. Sebelum menjabat sebagai walikota, ia pernah menjabat sebagai kepala dinas kebersihan dan pertamanan (DKP), sebelum akhirnya menjadi kepalaa Badan Perencanaan (Bappeda) Kota Surabaya. Dibawah kepemimpinannya, Kota Surabaya meraih tiga kali piala adipura pada 2011, 2012, dan 2013 kategori kota metropolitan.
Berikut ini adalah analisis sumber daya kepemimpinan dan keterampilan yang dimiliki oleh seorang Tri Rismaharini :

1.      Sumber Daya Kepemimpinan Tri Rismaharini
ü  Pengaruh
Tri Rismaharini memiliki pengaruh yang besar terhadap perkembangan kota Surabaya. Semenjak kepemimpinannya wajah Surabaya yang awalnya terkenal gersang dan panas dapat berubah kota yang asri, hijau dan penuh dengan taman yang rindang. Bu Risma juga memiliki hati yang mulia dan berani mengambil resiko untuk membantu masyarakat yang membutuhkan bantuannya, terbukti dengan adanya mantan PSK yang dibantunya untuk mendapat pekerjaan yang lebih layak, memberikan sarana kepada anak-anak jalanan untuk dapat menikmati pendidikan dan fasilitas lain yang dibutuhkan. Dengan segala kepedulian Bu Risma terhadap rakyat maka dengan sendirinya akan memberikan pengaruh terhadap masyarakat Surabaya.
Pemimpin dikenali pertama-tama karena dedikasinya terhadap rakyat, hal tersebutlah yang dilakukan oleh Bu Risma, bagaimana ia bertanggung jawab untuk menjadikan masyarakat Surabaya yang sejahtera. Karena dedikasinya ini, pengaruh walikota Surabaya, Tri Rismaharini semakin meluas. Terbukti dengan komentar-komentar masyarakat Surabaya yang berempati padanya dan memberikan dukungan pada Bu Risma.

ü  Kekuasaan
Kekuasaan adalah kemampuan untuk mengendalikan tingkah laku orang lain, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dengan sikap Bu Risma yang tegas dan keras dalam menghadapi masalah seperti proyek yang tidak berjalan sesuai perencanaan, Bu Risma terjun langsung ke lapangan untuk memeriksa bagaimana proyek tersebut bejalan. Apabila tidak sesuai dengan perencanaan maka Bu Risma akan segera meninjak lanjuti seperti akan diberhentikannya proyek tersebut. Sama halnya dengan mengatasi masalah anak-anak jalanan, Bu Risma menyediakan sarana kepada anak-anak untuk mengembangkan kemampuannya yang dimiliki anak-anak tersebut. Dengan begitu, anak-anak tersebut dapat melakukan hal-hal yang positif.

ü  Legitimasi
Legitimasi adalah kualitas hukum yang berbasis pada penerimaan putusan dalam peradilan, dapat pula diartikan seberapa jauh masyarakat mau menerima dan mengakui kewenangan, keputusan atau kebijakan yang diambil oleh seorang pemimpin. Kebijakan yang diambil oleh Bu Risma, tentu sebelumnya ia akan memikirkan apakah dampaknya akan baik atau buruk terhadap masyarakat. Bu Risma merupakan sosok yang tidak tergerus oleh dunia politik yang mementingkan kepentingan kelompok, melainkan kepentingan masyarakatlah yang utama. Dengan keputusan yang diambil adalah pro rakyat, tentu Bu Risma memiliki legitimasi yang baik dari masyarakat. Namun, dibalik itu semua, setiap ada yang pro akan ada beberapa yang kontra, akan tetapi hal tersebut tidak menggoyahkan tekad Bu Risma untuk tetap menjadikan kepentingan masyarakat yang utama.

ü  Wewenang
Wewenang adalah hak untuk melakukan sesuatu atau memerintah orang lain untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu agar tercapai tujuan tertentu. Sebagai seorang walikota Surabaya, Bu Risma tentu memiliki wewenang untuk mengatur kota Surabaya. Contoh keberhasilan Bu Risma menggunakan wewenangnya yaitu menutup Dolly, menolak pembangunan jalan tol di tengah kota Surabaya dan mengatasi persoalan publik yang lain, semua ini karena Bu Risma berani mengambil resiko dan tidak memikirkan bagaimana pemikiran orang tentang dia dan tidak peduli dari rongrongan yang mau menginterversi kewenangan yang dimilikinya.

2.      Keterampilan yang dimiliki Tri Rismaharini
ü  Keterampilan Teknis
Keterampilan teknis adalah kemampuan untuk mengaplikasikan pengetahuan, metoda, atau teknik spesifik dalam bidang spesialisasi tertentu. Keterampilan ini merupakan pemahaman dan kecakapan melakukan aktivitas perkejaan yang berhubungan dengan keahlian tangan atau fisik lainnya, namun ada juga beberapa keahlian non-fisik yang bersifat teknis.
Contoh keterampilan teknis yang dilakukan Risma adalah bagaimana ia mampu menata Kota Surabaya menjadi kota yang bersih dan penuh taman. Tentu hal tersebut dapat terjadi karena keterampilan teknis yang dimiliki Risma karena ia adalah lulusan sarjana arsitektur yang memilik keterampilan dalam menata sebuah kota.

ü  Keterampilan Manusia
Keterampilan manusia adalah kemampuan untuk bekerja dengan orang lain, memahami orang lain, memotivasi orang lain, baik sebagai perorangan maupun sebagai kelompok. Contoh keterampilan manusia yang dimiliki oleh Tri Rismaharini bagaimana kinerja ia sebagai walikota yang suka blusukan, turun tangan langsung dalam menghadapi permasalahan yang ada, seperti bagaimana ia membantu mengatur lalu lintas yang sedang macet bahkan Risma pernah membantu pemadam kebakaran. Hal tersebut tentu cerminan dirinya yang memahami orang lain dan mau terjun langsung untuk membantunya. Risma juga merupakan sosok pemimpin yang memiliki prinsip yang kuat untuk menjadikan masyarakat Surabaya yang sejahtera. Dengan hal yang dilakukannya tersebut, dapat memotivasi masyarakat yang lain, karena walikota saja mau untuk melakukan hal-hal tersebut dan tidak malu.

ü  Keterampilan Konseptual
Keterampilan konseptual adalah kemampuan untuk memandang dan memahami suatu persoalan, suatu issue atau organisasi secara keseluruhan dan mengorgadinasikan serta memadukan semua bagian-bagiannya yang saling terkait untuk kepentingan atau kegiatan organisasi. Keterampilan ini merupakan pemahaman dan kecakapan dalam menjalankan fungsi-fungsi manajerial, meliputi proses perencanaan, pengorganisasian, pendelegasian, pengontrolan, evaluasi dan pemecahan masalah.
Contoh keterampilan konseptual yang dimiliki Tri Rismaharini yaitu bagaimana ia menghadapi permasalahan gang dolly yang merupakan tempat lokalisasi terbesar di Asia Tenggara. Langkah Tri Rismaharini begitu berani untuk membawa perubahan di Kota Surabaya yaitu untuk menutup tempat lokalisasi terbesar di Asia Tenggara yakni gang Dolly. Upaya Risma untuk menutup gang dolly pun tak pelak mengundang berbagai reaksi dari masyarakat, baik yang pro maupun yang kontra. Tentu Risma memiliki alasan mengapan begitu berani ia menutup tempat lokalisasi tersebut. Alasan Risma yakni menyangkut masalah pendidikan moral anak-anak hingga remaja yang berada disekitar lokalisasi tersebut. Tidak hanya berhenti pada penutupan dolly saja, Risma juga telah memikirkan bagaimana nasib para mantan PSK ke depannya. Untuk itu, Risma memberikan pelatihan-pelatihan bagi para mantak PSK di Dolly, dengan bekerja sama dengan UKM dan Dinas setempat serta memberikan dana bantuan kepada para mantan PSK.

Senin, 19 Januari 2015

Say "hello"

Assalamualaikum,wr.wb
Selamat malam semua :) setelah nostalgia iseng2 ngeliat blogger jdi pngen jg rasanya buat ngeposting. Jangan tiap hari ngepost di fb,twitter,path,ig sesekali jg di blog ini. Sepertinya malam ini cuma mau basa-basi aja dulu, insyaallah next time bakal belajar buat nulis dan aktifin ini blog jdi siapa tau bisa jadi bahan bantuan buat teman" yang butuh referensi. Itu aja sepertinya malam ini, good night